Perjuangan Finansial

Perjalanan Mengolah Keuangan Keluarga

Alokasi Dana – Pos Pengeluaran 8 Agustus 2009

Sebenarnya tips ini sudah pernah aku terapkan dalam keluargaku 2 tahun lalu, tapi yang menjalankan istriku karena saat itu dia yang pegang uang. Alhasil gatot, alias gagal total karena dianya ndak disiplin dalam mengalokasikan dan menjaga alokasi tsb.

Dengan pemicu kejadian dua hari lalu, kali ini aku akan mencoba memulainya sendiri. Mulai bulan depan aku akan menyiapkan amplop-amplop bertuliskan nama-nama pos pengeluaran, dan memasukkan uang sesuai dana yang diperlukan ke dalam amplop itu. Uang di dalam amplop tersebut hanya akan dikeluarkan untuk membayar pos yang sudah diperuntukkan.

Dengan demikian pos-pos pengeluaran akan terjamin pembiayaannya dan uang yang dipakai untuk belanja dan bersenang-senang benar-benar uang lebih. Untuk kedepannya, nanti akan diusahakan ada 2-3 amplop per pos. Artinya aku akan berusaha menabung untuk mempersiapkan dana untuk 1-2 bulan kedepan agar keuangan keluarga lebih terjamin.

(lagi…)

 

Beli buku buat p2 5 Agustus 2009

Kemarin malam diajak istri jalan-jalan ke alun-alun untuk lihat pameran buku, aku sengaja bawa uang seadanya 40-ribu supaya terpaksa ndak bisa beli berlebihan, syukur-syukur kalau ngak sampai beli karena di rumah terlalu banyak buku dan bahan bacaan yang masih belum atau selesai digarap.

Sebelum berangkat, beli 2 porsi tahu campur (5000an), lalu jemput p2 yang lagi main di tetangga.

Alhasil pengeluaran bisa ditekan dengan cuman beli 1 buku untuk p2, harga 40-rb dapat disc 20%, jadi bayar 32-ribu. Bukunya bagus sih, art creativity utk bikin diorama angkasa luar.

Aku sendiri lihat buku2 seperti itu juga ngiler dan banyak kepinginnya, Harry Potter complete set (950-ribu), Musashi (190-ribu), dll. Tapi aku bisa tahan diri, apalagi iming-imingnya tak terjangkau.

Pengeluaran yang bukan primer dan tak terduga/terencana lagi deh, semoga besok2 bisa lebih tegas dan lebih hemat.

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.